Aq dan XL

9 November 2007, kali pertama aq menggunakan operator XL yang saat itu masih memisahkan produk kartu prabayarnya yakni bebas. Kala itu memilih bebas, karena tarif XL yang cukup sensasional dan merupakan pencetus pertama pengenaan tarif perdetik meski berlakunya didetik tertentu dan menurutku sangat murah banget dibanding operator yang aq pake dulunya.

Secara tidak sadar aq pun mulai membangun koneksi dengan membelikan semua keluargaq perdana XL, dari ibuq, adekq cowok dan istriq. Hal ini aq lakukan agar pembicaraan kami yang sebelumnya terasa mahal akan menjadi murah bila menggunakan operator yang sama. Akhirnya tanpa sengaja adekq yang cewek juga mempergunakan XL.

Sebelum pake XL aq pake operator yang terkenal dengan warna merah selama 4 tahun, karena bosan dan tarifnya yang aq rasa mahal, aq pun beralih ke operator dengan ciri khas warna kuning, cuman berlangsung sebentar yakni 3 bulan karena aq ternyata salah pilih.

Aq memilih operator warna kuning karena dia adalah operator terbesar kedua so jaringannya juga hampir sama dengan operator merah, namun ternyata aq salah pilih. Waktu itu di desa istriq hanya operator merah yang ada, nah saat itu ada operator yang membangun BTS baru, aq kira operator kuning, ternyata XL yang ada, makanya dengan bulat hati aq pindah ke XL.

Yang membuat aq senang lagi, XL mau bekerja sama dengan instansiq untuk memberikan hadiah buat cinemax lovers, untuk memeriahkan program nonton gratis sehingga program yang aq lakukan menjadi lebih semarak. Ini semua aq lakukan karena aq bangga memakai XL.

Mungkin ada beberapa hal yang ingin aq katakan ke XL, mungkin sedikit kecewa, namun ada yang mengobati aq yakni tak semua operator yang semua dan aq pun menyadarinya :

– untuk masalah tarif, udah ga menjadi masalah, karena sudah terjangkau, namun dulu XL selalu memberikan jumlah biaya yang aq bayar, coba XL kembali menerapkan pencatuman biaya untuk setiap perlakuan percakapan baik antar maupun sesama operator

– terkadang sinyal XL di daerah saya, desa pelemwatu, kecamatan menganti, kabupaten gresik, sinyalnya kadang ilang, kadang penuh, padahal di kecamatan menganti ada 3 BTS berdiri, namun jangkauan sinyalnya masih payah.

Nah, gt deh pengalamanq pake XL, meski demikian, XL kalo buat telepon kualitasnya masih bening, operator lain kalah deh.

Bravo XL

My XL : 081938515354

4 pemikiran pada “Aq dan XL

  1. Mas Agung,

    Saya senang banyak pelanggan XL termasuk Mas Agung yang mau berbagi pengalaman tentang layanan XL. saya baru saja mengunjungi blog Anda, saya sudah membaca, terimakasih atas informasi dan masukannya yang sangat bermanfaat dan kesetian Mas Agung menggunakan layanan XL. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan XL di berbagai daerah termasuk daerah terpencil sekalipun.

    Wassalam
    Hasnulsuhaimi.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s