Perpustakaan : Media Informasi, Referensi dan Dokumentasi

Gambar

Tiga kata kunci diatas merupakan tugas pokok utama perpustakaan yang saat ini dituntut untuk berubah. Perubahan itu dikarenakan pelanggannya yang juga mengalami perubahan dari berbagai macam sisi. Bila dahulu, perpustakaan dikenal dengan koleksi bukunya yang berjuta-juta, kini teknologi telah merubahnya. Hal ini ditunjukkan dengan beralih fungsinya koleksi Britanica dari buku ke CD kemudian ke DVD dan akhirnya bisa diunduh melalui perangkat elektronik. Koleksi pustaka yang berjuta jumlahnya kini bisa ditemui hanya sekali sentuh dengan dibuatnya perangkat digital yang berisikan jutaan judul buku.

Peralihan fungsi digital merubah pola pikir perpustakaan yang semula manual menjadi harus serba otomatis dan mengikuti ritme teknologi bahkan kemauan konsumennya. Ritme tersebut dapat terlebih dari kecenderungan pelanggan yang begitu dekat dengan dunia maya dan koneksi akan beberapa situs terkemuka dari Google, Wikipedia hingga Youtube yang menjadi televisi pribadi masa kini. Perubahan ke arah dunia digital ini sebenarnya telah diramalkan oleh para ahli diantaranya Marshal Mcluhan yang merupakan konseptor Global Village dimana manusia tidak ada batasnya lagi dan kecepatan luar biasa pada teknologi telah dicetuskannya di tahun 1960.

Pergeseran perpustakaan yang diharuskan mengikuti gaya konsumennya yang kini memasuki generasi Z yang lahir di atas tahun 1998 dimana mereka sangat ahli akan teknologi, bermental juara, menguasai media sosial bahkan ahlinya mobile devices. Perlunya penelitian dan pengembangan agar perpustakaan menjadi media yang dekat dengan generasi Z sangat diperlukan. Poster dan agenda yang bukan sekedar biasa akan menjadi alat yang memikat mereka untuk mendekatkan diri kepada perpustakaan dan disinilah perlunya pendekatan akan komunitas yang merupakan basis utama dari generasi saat ini.

Bapak Errol Jonathans juga memaparkan bagaimana radio Suara Surabaya berkembang dari radio musik bertransformasi menjadi radio news sejak 1998 dan bagaimana pula berperan untuk warga Surabaya khususnya dan Jawa Timur pada umumnya. Bapak Errol memberikan motivasi untuk kita semua yakni bukan apa yang harus dibuat melainkan apa yang bisa kita buat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s